GOM Player adalah Video player asal Korea Selatan buatan Gretech Corporation ini selain gratis, juga sudah mendukung lebih banyak codec daripada Windows Media Player Standard. Adapun built-in codecnya antara lain : AC3, OGG, XVID, DIV1, DIV2, DIV3, DIV4, DIV5, DIV6, DIVX, DX50, MP41, MP42, MP43, H263, AP41, MPG4, MP4S, M4S2, MP4V, BLZO, MJPG, RMP4, DXGM, H264. Jika masih ada file baru dengan tipe codec yang belum terinstall, fasilitas Codec Finder Service dari GOM Player ini akan membantu untuk menemukan codec yang tepat dan lokasi download untuk codec tersebut. Mudah digunakan dan cukup membantu…
Ada kesalahan di dalam gadget ini

8.26.2009

The Day After Tomorrow



Size : 397.65MB
Format : .mkv

The Day After Tomorrow merupakan film keluaran tahun 2004 oleh 20th Century Fox. Menceritakan tentang dampak global warming (pemanasan global) yang mencapai titik baliknya. Jika pemanasan global mencapai suatu titik puncak maka keadaan akan membalik ke pendinginan global. Di dalam film ini digambarkan pembalikan keadaan tersebut begitu cepat, jika diandai-andaikan maka setelah besok hari (the day after tomorrow) seluruh bumi telah tertutup salju. Salju ini terbentuk setelah gelombang tinggi pasang air laut yang memasuki daratan.

Film The Day After Tomorrow (TDAT) yang bergenre Scientific-Fiction ini dibuka dengan pemandangan laut kutub utara yang dengan bongkahan es yang tersebar. Bongkahan kecil dan besar yang membentuk daratan es. Pembukaan film ini menyerupai keadaan pada penemuan Aang Sang Avatar (Avatar The Legend of Aang) oleh Katara dan kakak laki-lakinya Sokka yang merupakan warga suku air selatan. Dalam adegan episode ”The Boy in the Iceberg" ini, Katara, remaja wanita yang memiliki ilmu pengendali air dan Sokka menemukan Aang dalam bongkahan es.

Kembali ke TDAT, pada salah satu tempat di daratan es yang luas (mungkin daratan utama kutub utara), terdapat 3 orang peneliti Amerika yang sedang mengambil sampel es bagian dalam dengan cara mengebor (hal yang umum dilakukan untuk mengetahui keadaan tempatan dan global tahun-tahun sebelumnya). Ketika salah seorang peneliti mengebor, terdengar bunyi cukup keras dari dalam rumah kontainer dimana 2 orang peneliti juga berada. Mereka keluar dari rumah kontainer itu dan melihat peneliti yang mengebor itu bengong sambil berkata, ”I didn’t do anything”. Kalimat ini mirip dengan film kartun Mr. Simpsons dimana Bart anak laki-laki Mr. Simpsons, jika hampir tertangkap basah melakukan sesuatu yang konyol selalu berucap ”I didn’t do it, you can’t prove anything”.

Setelah pengebor berucap kalimat di atas, terjadilah penurunan salju pada bidang mesin bor. Untung kedua peneliti lain sempat menarik pengebor yang berada di bidang es yang turun secara mendadak tersebut ke atas. Penurunan salju itu ternyata memanjang membelah area penelitian yang akhirnya membuat celah pemisah yang besar dan panjang. Celah ini bagaikan memisahkan atau membelah daratan salju itu menjadi 2 bagian besar. Dari sinilah dimulai ketegangan dalam film ini.






0 komentar:

Poskan Komentar

 
Ada kesalahan di dalam gadget ini

My Blog List

Download Film Barat dan Indonesia disini

Just Follow

Indonesia

Indonesia
Indonesia

Download Film © 2008 Business Ads Ready is Designed by Ipiet Supported by Tadpole's Notez